Kamis, 2008 Juni 26

Ketika Membantu Menjadi Masalah

Memang sih..membantu itu suatu hal yang baik bahkan mngkin hrus di contoh..,tp bagaimna yach jika membantu orang lain justru mlah menimbulkan masalah baru..coba qta liat pada gambar d bawah..









Modus Kriminal Baru

Pulang kantor sekitar jam 20.30 saya naik no.75 jurusan Blok M Pasar Minggu.
Saya duduk sendiri dibelakang seorang pria pendek , sedikit kucel yang juga duduk sendiri .Usia sekitar 25 / 30 thn .
Ngga berapa lama, saya mulai mencium bau aneh agak2 kaya parfum .
Tadinya saya pikir bau berasal dari cologne anak-anak di tas saya yang kebetulan baru saya beli.
Tapi lama-lama kok saya jadi sering menguap lalu tambah mengantuk.
Saya mulai curiga dan langsung waspada sama pria di depan saya.
Setelah saya perhatikan ternyata dia suka mengesek-gesek rambut
belakangnya which is di depan saya dan diam-diam melirik terus ke belakang.

Mungkin nge -check apakah mangsanya sudah berhasil ditaklukkan belum.
Saya tahan ngantuk sekuat mungkin dan berniat menantang dia. Saya pelototin
pria itu terus biar dia tahu bahwa saya udah nyadar gerak-geriknya.
Ngga berapa lama badannya berputar 180' dan menghadap saya, dia kelihatan
kesal sekali .
Dia berbalik lagi dan mulai menggosok-gosok lengan dalamnya dengan cepat.
Saat itu juga saya mulai mencium bau yang lebih menyengat lagi sampai
saya pusing banget dan rasanya mau pingsan .
Akhirnya akal sehat saya memutuskan untuk segera turun walau belum sampai tujuan dan melanjutkan dengan ojek.
Saya berjalan oleng dan badan ini rasanya lemas sekali, ngomong ke tukang ojek aja ngga jelas kaya orang mabok.
Saya ngga tahu yang terjadi kalau tadi saya ngga waspada dan nekat diam di
metromini itu 5 menit lagi.
Sebelum saya turun, saya juga sempat memperhatikan dia mulai melirik-lirik mangsa baru, seorang wanita kantor berbaju rapi.
So ladies yang suka pulang malemati-ati kalau mulai mencium bau-bauan
yang aneh mending turun deh.Rugi ongkos ngga apa-apa daripada rugi lebih banyak lagi.
Intinya jangan pernah ngelamun di kendaraan umum(taksi/ angkot) dan keramaian .

Dan tetap waspada.

DEAR ALL,
TEMAN SAYA BARU BARU INI TERKENA MUSIBAH,MOBILNYA YANG DIA PARKIR DI
SEKITAR BLOK M DI CURI DENGAN CARA YANG BENAR 2 TIDAK DIDUGA DIA CERITA
SEKITAR JAM 18.30 DIA KELUAR DARI PASAR RAYA KEMUDIAN DIA BERJALAN
KEARAH LUAR ( KARENA MOBILNYA DIPARKIR DILUAR AREA).

BEGITU DIA SUDAH SAMPAI DI MOBILNYA DAN KEMUDIAN MEMBUKA PINTU
MOBIL,TIBA-TIBA ADA 2 ORANG SALES PROMOTION ( 1 WANITA + 1 PRIA) YANG
MENAWARKAN MINYAK WANGI YANG DISEMPROTKAN PADA SELEMBAR TISSUE/KERTAS DAN
KEMUDIAN MENAWARKAN KPD TEMEN SAYA TERSEBUT.

TANPA CURIGA KEMUDIAN TEMEN SAYA MENCIUM AROMA MINYAK WANGI TERSEBUT
DAN KEMUDIAN DIA MERASA PUSING DAN MENGANTUK YANG AMAT SANGAT......

BEGITU DIA BANGUN (SEKITAR JAM 22.00) TERNYATA MOBILNYA SUDAH TIDAK ADA
DITEMPAT SEDANGKAN DIA DIDUDUKKAN DI TROTOAR SEKITAR JALAN TERSEBUT
MAKA HATI-HATI KARENA SIAPA TAHU HAL TERSEBUT DAPAT MENIMPA ANDA ATAU
ORANG ORANG TERDEKAT DISEKITAR ANDA.

Sumber : Diana

Mendorong Anak Cinta Islam

Suara-islam.com--Keadaan umat Islam hari ini, terasa semakin memprihatinkan. Usaha-usaha untuk menjauhkan umat
Islam dari ajaran Islam semakin terang-terangan. Berbagai cara dilakukan untuk membuat opini yang berkembang di
tengah-tengah masyarakat agar jauh dari Islam, baik melalui media massa cetak maupun elektronik. Serbuan budaya
asing melalui televisi dan buku-buku bacaan. Bahkan merambah ke dunia pendidikan formal yang harus dilalui oleh anakanak
kita. Sementara, di lain pihak kita juga cukup bangga dengan perkembangan kesadaran umat Islam untuk kembali
kepada ajaran-ajaran Islam. Bahkan gaung perjuangan umat untuk kembali kepada syariat Islam terdengar nyaring
dimana-mana. Sebagai seorang ibu, tentu tak boleh ketinggalan. Ibu memiliki tugas untuk mendidik anak agar
mencintai Islam dan menjadi pejuangnya. Ibu harus menjadi contoh sosok tersebut bagi anak-anaknya. Ada beberapa
cara yang bisa dilakukan selain memberi teladan, yaitu:
Ceritakanlah kepada anak kisah para nabi, yang berjuang menyampaikan petunjuk-petunjuk Allah. Sehingga anak-anak
dapat menangkap nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para nabi. Begitu pula dengan kisah para sahabat yang
membantu nabi menyebarkan ajaran Islam. Dan para tabi'in, tabiut tabi'in, dst yang meneruskan perjuangan para nabi
dan sahabat, yang rela mengorbankan harta dan nyawa hingga Islam tersebar ke seluruh penjuru dunia. Kata nabi:
“Para sahabatku laksana bintang-bintang di langit, kepada siapa saja (diantara mereka) kalian mengikuti, maka
kalian akan mendapat petunjuk”. Kisah Perang/Penaklukan Para Pejuang Islam Ceritakan kisah perang dan
penaklukan dalam sejarah penyebaran Islam. Sejak dipimpin Nabi Muhammad SAW, kemudian dilanjutkan oleh para
khalifah. Misalnya penaklukan perang Qodisiyah, penaklukan konstantinopel, dll agar anak-anak dapat menghayati
suasana peperangan yang terjadi. Bagaimana para pejuang Islam melakukan peperangan dengan mengikuti aturan
perang menurut Islam, dengan berbagai strategi perang mereka yang hebat. Sediakan buku sejarah Islam dengan
lengkap, sehingga anak tahu perkembangan umat Islam dari masa ke masa. Mulai dari masa kejayaan Islam yang
dimulai dari hijrahnya nabi dari Mekah ke Madinah --yang mampu memimpin dunia, sampai masa keruntuhan Islam
dengan lenyapnya daulah Islamiyah sebagai institusi formal dalam menerapkan syariat Islam. Lagu-Lagu Islam dan
Perjuangan Sediakan kaset/CD lagu-lagu tentang Islam dan perjuangan, agar anak sering diperdengarkan lagu-lagu
perjuangan untuk mengcounter lagu-lagu cengeng percintaan yang saat ini begitu populer sampai kalangan anak-anak
kecil. Dengan demikian, diharapkan anak dapat menambah wawasan ke-Islaman dengan suasana gembira melalui
irama lagu, dan jiwanya pun bergetar mengikuti irama march dari dentuman lagu-lagu perjuangan yang penuh
semangat. Peduli dengan Keadaan Umat Seeorang akan berjuang jika mengetahui permasalahan yang
dihadapinya. Kepedulian terhadap sesama muslim dapat ditumbuhkan dengan berbagai cara. Di antaranya dengan
mengikuti perkembangan dunia dan umat Islam. Membaca atau menonton berita merupakan kebutuhan untuk
mengetahui perkembangan dunia dan umat Islam. Tumbuhkan suasana diskusi untuk membiasakan anak memberikan
komentar terhadap setiap berita sesuai dengan pemikiran Islam. Sering-seringlah mengajak anak untuk berada di
tengah-tengah jamaah kaum muslimin dalam berbagai acara. Sehingga anak terbiasa berinteraksi dengan kaumnya dan
dapat merasakan apa yang dirasakan oleh kaumnya. Libatkan anak untuk membantu sesama muslim yang
membutuhkan dengan apa yang mereka bisa lakukan. . Kegiatan-Kegiatan Islam Libatkan anak dalam kegiatankegiatan
keislaman baik secara aktif maupun pasif; baik sebagai kegiatan keluarga bersama orangtua, maupun kegiatan
anak sendiri. Dengan seringnya anak mengikuti kegiatan ke-Islaman, anak akan dapat merasakan denyut perjuangan
dari para bapaknya dan para tokoh-tokoh Islam yang sekaligus akan menjadi idolanya. Perbanyak Informasi ke-
Islaman Sediakan informasi ke-Islaman yang banyak baik media cetak maupun elektronik; buku, majalah, koran,
buletin, tabloid, CD/DVD film tentang Islam. Teman Bergaul Carikan teman-teman yang bisa membentuk forum
untuk membicarakan ke-Islaman diantara mereka, dan tentunya terdapat nara sumber/guru untuk membimbing dan
mengarahkan mereka. Sehingga pemikiran-pemikiran Islam bisa melekat dan terus meningkat dalam benak mereka.
Pembicaraan yang terjadi di antara teman sebaya biasanya lebih mudah untuk dipahami dan diterima. Jadwal Harian
yang Kondusif Orangtua dapat membantu membuat jadwal harian agar tidak pernah kosong dengan kegiatan untuk
Islam. Apakah membaca buku, menonton film Islami, dengarkan lagu-lagu Islami, mengikuti acara ke-Islaman, mengikuti
berita perkembangan dunia dan Islam, dll. Istiqomah melaksanakan Amalan Harian Secara bertahap usahakan
untuk meningkatkan frekuensi amalan ibadah harian untuk menjaga dan meningkatkan ruhiyah (kesadaran akan
hubungan sebagai hamba kepada Allah SWT. Karena ruhiyah inilah yang akan menjadi spirit anak dalam menapaki
langkah-langkah hidupnya. Ibu jangan lalai untuk mengontrol sholat wajibnya, tilawatil qur'annya sehingga selalu
berusaha mengkhatamkan qur'an, zikir harian untuk perlindungan diri dari gangguan syetan, dll terus tingkatkan secara
bertahap dengan ibadah sunnah seperti sholat malam, puasa, sedekah, dll. Bahasa Arab Belajar bahasa arab
sangat penting karena bahasa arab adalah bahasa Islam. Bahasa arab adalah kunci pembuka khasanah ilmu-ilmu
Islam. Sejak dini anak dimotivasi untuk menguasai bahasa arab, dimulai dengan menguasai bahasa al qur'an. Anakanak
menguasai makhrojul huruf hijaiyah dengan baik, membaca ayat demi ayat, menguasai tajwidnya. Selanjutnya
mempelajari mufrodat (kata-kata dalam bahasa arab) baik yang ada dalam surat-surat pendek dalam al qur'an maupun
kata-kata yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari, dan terus tingkatkan untuk mendorong anak dapat membaca kitabkitab
berbahasa arab. Sediakanlah kitab-kitab berbahasa arab dan kitab-kitab terjemahannya. Menjaga Kesehatan
Fisik Anak-anak harus dimotivasi untuk selalu menjaga kesehatan dan berolahraga. Berjuang perlu kekuatan fisik. Kata
nabi: ”Ajarkan anakmu olahraga berenang, berkuda dan memanah...” Khotimah Semakin
gencarnya serangan Barat untuk menjauhkan umat Islam dari ajaran Islam, harus mendorong kita para ibu untuk
mencetak generasi yang imun terhadap virus sipilis (sekulerisme, pluralisme dan liberalisme). Dengan keadaan
masyarakat dan lingkungan yang tidak kondusif untuk pendidikan anak-anak muslim, maka ibu sebagai madrasah pertama dan utama harus berusaha seoptimal mungkin untuk dapat menumbuhkan rasa cinta anak kepada Islam dan
semangat berjuang untuk Islam. Wahai ibu, selamat berjuang! [Mbak Rini/www.suara-islam.com]

Sumber: Suara Islam

Rencana Perubahan Status KTP Indonesia

Status Perkawinan dalam KTP tengah digodok di DPR.
Pengisian kolom status perkawinan dalam KTP masih terus dipertanyakan.
Pada pelaksanaannya saat ini digunakan istilah "KAWIN" bagi yang telah menikah dan "TIDAK KAWIN" bagi yang belum.
Tentu saja "TIDAK KAWIN" berkonotasi orang tersebut tidak akan kawin atau tidak ada keinginan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Penggunaan istilah inilah yang terus menjadi masalah dan diperdebatkan mulai dari Bidang Kajian dan Pembinaan Bahasa
Indonesia di Departemen Pengajaran Nasional hingga tingkat DPR Pusat. Banyak yang berpendapat bahwa penggunaan kata
Tidak Kawin atau Kawin tidak tepat lagi.

Kajian yang telah dilakukan membawa pada kesimpulan bahwa istilah tersebut akan lebih tepat menggunakan frase lain sesuai dengan tingkat usia penduduk. Kajian yang melibatkan Pusat Kajian dan Pembinaan Bahasa serta Fakultas Sastra Indonesia dari beberapa Universitas terkemuka telah merumuskan frase-frase tersebut sesuai dengan tingkat usia.
Adapun rencananya, rumusan ini akan segera diajukan ke DPR untuk digodok kembali sehingga dapat menjadi peraturan resmi atau bahkan Undang-Undang yang berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia.

Berikut ini adalah draft tabel rancangannya :


USIA STATUS SINGLE STATUS MENIKAH

17-20 Belum kawin Keburu Kawin
21-25 Kepingin Kawin Terlanjur Kawin
26-30 Kapan Kawin Kenapa Kawin
31-35 Nggak Sanggup Kawin Telat Kawin
36-40 Nggak Laku Kawin Menyesal Kawin
41-45 Nggak Kawin-Kawin Beberapa Kali Kawin
46-50 Nggak Kepingin Kawin Lupa Sdh Kawin
51-60 Mungkin Nggak Kawin Apanya yg Kawin
60 ke atas Tidak Bakal Kawin Boro-boro Kawin


hehe ...... serius amat sih bacanya.... !

Rabu, 2008 Juni 25

Gaby, Teka-Teki Lagu 'Jauh Kau Pergi'



Beberapa bulan terakhir beredar lagu tak berjudul yang dinyanyikan Gaby di internet. Mulai dari blog, mailing list, forum, dan situs pertemanan membicarakan Gaby, lagu misterius yang diyakini banyak orang memiliki unsur mistis di dalamnya. Lalu siapa Gaby, yang akhir-akhir ini begitu fenomenal di dunia maya?

Nama Gaby mulai dikenal awal Januari 2008, dan disebut-sebut sebagai penyanyi lagu tak berjudul yang saat ini mulai dikenali publik dengan sebutan Jauh Kau Pergi. Lagu ini menjadi booming karena kisah tragis yang dibawanya. Beragam versi di balik lagu ini bermunculan, meski inti dari syair ini hanya satu, tentang seorang cewek yang bunuh diri karena ditinggal kekasihnya.

Berikut lirik lagu Gaby yang saat ini jadi top download di internet:

pernah ada rasa cinta
antara kita kini tinggal kenangan
Ingin kulupakan
semua tentang dirimu
Namun tak lagi kan seperti dirimu
oh bintangku

Jauh kau pergi meninggalkan diriku
disini aku merindukan dirimu
kini ku coba mencari penggantimu
namun tak lagi kan seperti dirimu
oh kekasih

Ada versi yang menyebutkan, jika di-reverse (putar balik) terdengar kata-kata:

Ku ingin memiliki nafasmu jikalau aku mati
Bisakah Aku memiliki nafasmu jikalau aku mati

Sampai saat ini siapa pencipta dan penyanyi lagu Gaby tetap misteri, mesti bermunculan pihak dari berbagai daerah yang mengklaim lagu tersebut milik mereka. Beberapa band dan musisi dari Makassar, Manado, Banten, Madiun, dan Surabaya juga menyatakan lagu tersebut adalah buah karya mereka, meski semuanya belum bisa dibuktikan. Tp menurut informasi yang saya ketahui belum lama ini dari tyangan televisi.,mnyatakan bahwa itu hanya sekedar rumor aj. entah siapa yang membuat rumor itu yang pasti dengan rumor tersebut..otomatis dapat mningkatkat album penjualan lagu dari band caramel yang saat ini membawakan lagu tersebut...

Sumber :kapanlagi.com

Dokter Perlu Tang dan Obeng Untuk Memeriksa Pasien

Di sebuah desa yang terpencil tinggal sepasang suami istri yang hidup dari bertani. Suatu saat, sang istri menderita sakit keras. Berhari-hari sang suami tercinta berusaha mencarikan obat demi kesembuhan sang istri namun sang istri tak juga sembuh.

Dari tetangga rumah, si suami mendengar kabar bahwa di desa sebelah ada seorang dokter muda yang baru datang dari kota. Maka tak menunggu lebih lama lagi, ia pun pergi ke desa sebelah untuk meminta tolong pada dokter tersebut.

Sesampainya disana, ternyata sang dokter masih sibuk melayani pasien-pasiennya. Baru setelah agak sore si dokter bisa ikut pergi untuk memeriksa istri si pak tani.

Sesampainya di rumah pak tani, si dokter langsung bertanya pada pak tani, "Mana istri Anda yang sakit"?

"Di kamar", jawab pak tani.

"Oke, saya akan memeriksa istri Bapak. Tolong jangan diganggu selama saya bekerja", kata si dokter.

Dokter muda itu kemudian masuk ke kamar dan menutup pintunya.

Lima menit kemudian si dokter keluar sambil bertanya, "Ada obeng?"

"Buat apa dokter?", tanya pak tani.

"Nanti saja saya jelaskan. Cepat carikan obeng", kata si dokter.

Pak tani segera mencarikan obeng dan memberikannya pada si dokter.

Lima menit kemudian si dokter keluar lagi dengan badan bersimbah peluh dan bertanya, "Punya tang?"

Dengan kebingungan pak tani pun mencari tang dan menyerahkannya pada si dokter.

Tak lama kemudian si dokter keluar lagi tanpa mengenakan baju dan wajahnya nampak kusut sekali. Si dokter bertanya, "Punya Gergaji?"

Karena tak mampu lagi menahan keheranannya, pak tani pun berteriak, "Dokter apakan istri saya?"

Dengan napas terengah-engah si dokter menjawab, "belum saya apa-apakan, ini saya sedang mencoba membuka tas saya yang macet kuncinya."

Yang Membangun Candi Mboten Ngertos

Pada suatu hari ada orang bule sedang melihat-lihat candi di Jawa. Orang bule ini banyak tanya, dan ia bertemu dengan orang di daerah tersebut.

Si Bule : "Permisi, saya mau tanya, siapa yang membangun candi prambanan ini?"
Si Jawa : "Mboten ngertos" ( si Jawa tidak bisa Bahasa Indonesia )
Si Bule : "Kalau gitu siapa yang membangun candi tikus ini?"
Si Jawa : "Mboten ngertos"
Si Bule : "Kalo gitu saya mau bertemu dengan mboten ngertos"

(Red: Mboten ngertos = tidak tahu)